Dani’s Blog

welcome to my blog

Bank Syariah Harus Makin Hati-hati

Bank Syariah Harus Makin Hati-hati

Sabtu, 25 April 2009 | 21:23 WIB

KRISIS perekonomian global tak punya kata ampun. Usai menjungkalkan sendi-sendi perbankan konvensional Negeri Abang Sam, krisis itu pun menghampiri perbankan syariah di Tanah Air. Maka, seperti pernah berkali-kali ditekankan oleh Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi, satu kata pula yang mesti dipegang yakni “hati-hati”. Khususnya untuk sektor pembiayaan.

Dari pencarian Kompas.com di beberapa sumber situs berita, pertumbuhan ekonomi Nasional pada 2009 berada di posisi 4,5 persen hingga 5 persen. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai angka 6 persen lebih, dipastikan, tahun ini ada perlambatan.

Tentu saja, imbasnya menyentuh pula perbankan syariah. Catatan dari Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia Ramzi A Zuhdi menunjukkan, selama 2008, secara angka rupiah, perbankan syariah tumbuh mencapai Rp 38,2 triliun. Dari jumlah itu, Rp 27,01 triliun dimanfaatkan sebagai pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sisanya, sekitar Rp 11 triliun menjadi pembiayaan bukan UMKM.

Lebih lanjut, seturut pandangan Yuslam, pembiayaan UMKM tetap menjadi pilihan penting pembiayaan syariah. Bisa jadi, pertimbangannya adalah pasar pembiayaan ini mayoritas ada di dalam negeri. Sehingga, dampak besar krisis keuangan global relatif tidak begitu mendera.

BSM sendiri, makin hari makin mewujudkan keinginan untuk semakin berkiprah pada pembiayaan usaha mikro dan kecil lebih banyak lagi. Pasalnya, pada sektor UMKM, pembiayaan BSM masih di kelompok usaha menengah.

Tahun lalu, total pembiayaan perbankan syariah pada sektor UMKM adalah Rp 27,9 triliun. Sementara, total pembiayaan perbankan syariah di posisi Rp 38,5 triliun. BSM sendiri hingga Oktober 2008 meningkatkan pasokan pembiayaan UMKM mencapai Rp 3 triliun ketimbang pada Desember 2007.
Setidaknya, hingga kini BSM masih mematok di kisaran 61 persen lebih untuk pembiayaan usaha menengah. Lalu, usaha kecil di peringkat selanjutnya yakni 36 persenan. Terakhir, usaha mikro memperoleh porsi tiga persenan.
lihat (http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/04/25/21233696/bank.syariah.harus.makin.hati-hati)

Iklan

26/04/2009 - Posted by | info ekonomi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: